Gambar Modal Seribu!

Kata siapa membuat gambar yang ‘bagus’ perlu alat yang mahal? Kualitas dari suatu alat gambar memang biasanya berbanding lurus dengan harga, tapi bukan berarti kita gak bisa berkarya hanya dengan alasan gak punya modal dong 😀

Kali ini aku mencoba membuat gambar dengan menggunakan sebuah spidol yang sudah eksis cukup lama: Snowman marker, yang harganya hanya seribu rupiah. Kertas yang aku pakai adalah kertas HVS biasa merk PaperOne, anggaplah harganya 100 rupiah. Please note, totalnya hanya Rp1,100! Cuma seharga satu tusuk telur gulung depan SD, hahaha.

img_20190526_145227-01
Modal gambarku hari ini. Btw, rasanya kertas A4 terlalu besar, jadi aku lipat dua jadi ukuran A5.

Continue reading “Gambar Modal Seribu!”

Menggambar, Untuk Apa?

Sejauh ini, aku menggambar untuk kesenangan dan kepuasan diriku sendiri. I’m doing art for the sake of art. I’m sharing it on the internet so people can see how fun it is to create something. Kadang aku merasa bingung ketika ada (banyak) teman yang bertanya kenapa karyaku tidak dijadikan bisnis saja.

Belum terpikir untukku menjual atau membuat karya-karyaku menjadi sebuah bisnis. Aku merasa belum siap membagikan karyaku untuk orang lain secara profesional. Sejujurnya, aku takut karyaku diukur dengan valuasi uang, aku takut karyaku tidak ada harganya di mata orang lain, aku takut orang lain menganggapku terlalu percaya diri padahal karyaku biasa saja. Tapi, hal yang paling aku takutkan, adalah aku sendiri akan lupa betapa menyenangkannya menggambar jika aku melakukannya untuk rupiah.

Mungkin bisa saja suatu saat aku menjadikan karyaku sebagai bisnis, tapi saat ini, aku memang hanya menggambar apa yang ingin aku gambar; untuk diriku sendiri. Beberapa kali aku menggambar untuk orang lain, ya karena memang aku ingin menggambarnya. Misal, ketika teman dekatku meminta secara personal agar dibuatkan desain undangan / souvenir pernikahannya, aku senang karena bisa sedikit berperan di hari bahagia mereka, dan kebetulan aku memang sedang ingin dan ada waktu untuk melakukannya. Tentunya hal ini akan sangat berbeda kalau mereka memintaku untuk melakukannya lalu memberi upah berupa uang. Bagiku hal ini rasanya akan berbeda sekali.

Kalau boleh, tidak perlu tanya apa yang akan aku lakukan dengan karyaku. Aku sendiri tidak tahu kemana mereka akan membawaku. Yang pasti, aku nyaman dengan mereka dan aku ingin selalu membuat karya yang baru lagi dan lagi.

Ramadhan datang!

IMG_20190427_151001-01
Karyaku minggu lalu. Dibuat menggunakan Tombow ABT dual brush N65, Tombow Fudenosuke soft tip, Sakura Gelly Roll white, Sakura Pigma Micron 0.2.

Hari pertama Ramadhan! Tiga tahun terakhir ini selalu deg-degan pas Ramadhan datang, setelah mulai belajar dan mengahayati keutamaan bulan Ramadhan. Yes aku memang anak baru hijrah hahaha.

Yuukkkk isi bulan Ramadhan ini dengan hal-hal baik. Mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil, mulai dari hari ini. Ulangi besok, besoknya lagi, dan besoknya lagi😊

“Amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang rutin dilakukan meskipun sedikit.” (HR Bukhari&Muslim)

(Beberapa hari ini penuh dengan kerjaan dan kegiatan lain yang menumpuk karena sakit, sekarang baru mulai nulis lagi dan merasa gagal melakukan challenge menulis 30 hari ini. Hiks. Ayo mulai lagi!)

Animals’ supports! (1)

I was walking down the street when a bird stopped by and said, “I am free, and you are too”. We looked at each other for a second, I smiled and thanked her. Then she made her way back to the sky, as I made my own way towards my so-called dream.

IMG_20181010_180956_072
The Bird. (Already posted this drawing on my Instagram some times ago, inspired by one of my favorite artists Chibird.)