Pen Review: Tombow ABT Dual Brush Pen & Tombow Fudenosuke Brush Pen

(disclaimer: review ini bersifat subjektif, berdasarkan pengamatan, pengalaman, dan pendapat pribadi)

Tombow adalah salah satu merek brush pen yang paling populer dalam hal brush lettering, termasuk di Indonesia. Apa kamu pernah pakai juga? 😀

Sebelumnya aku pernah menuliskan tentang perbedaan Tombow Fudenosuke Soft Tip dan Hard Tip di sini. Nah, kali ini aku akan menuliskan ulasan yang lebih menyeluruh, yaitu mengenai keempat brush pen keluaran Tombow. Ada Tombow ABT Dual Brush Pen, dan Tombow Fudenosuke yang terdiri dari twin tip, soft tip, dan hard tip.

Keempatnya punya kelebihan masing-masing yang membuat mereka semua jadi andalanku sejak pertama kali aku mencobanya hingga sekarang.

screenshot_20200125-162126
Dari kanan atas ke kiri bawah: Tombow ABT Dual Brush, Tombow Fudenosuke Twin Tip, Tombow Fudenosuke Soft Tip, Tombow Fudenosuke Hard Tip.

Continue reading “Pen Review: Tombow ABT Dual Brush Pen & Tombow Fudenosuke Brush Pen”

Lettering Pakai Crayola SuperTips! (Pen Review)

(disclaimer: tulisan ini 100% berdasarkan pendapat dan pengalaman pribadi ya.)

Di post sebelumnya aku pernah merekomendasikan Crayola sebagai salah satu pen yang paling mudah digunakan untuk lettering bagi pemula, dan di sini aku akan bahas sedikit lebih jauh tentang merek yang satu ini.

Sebelumnya, aku hanya pakai spidol Crayola biasa yang broad tips, yaitu yang ukurannya cukup besar (dan aku suka!). Nah beberapa waktu lalu aku mencoba Crayola yang ukurannya lebih kecil dan lebih populer karena pilihan warnanya yang lebih banyak, yaitu Crayola SuperTips!

Meskipun dia bukan brush pen, dengan tekanan dan kemiringan yang pas, hasil tulisan menggunakan Crayola bisa seperti hasil brush lettering loh! Ujungnya yang unik memang membuat kita bisa mengatur tebal-tipis hasil coretan tergantung dari kemiringannya saat kita gunakan. Saat kita menggunakannya tegak lurus, hasilnya akan tipis. Saat kita menggunakannya dengan kemiringan tertentu, hasilnya akan lebih tebal. Seru kan? 😀

img_20191128_151232-01-1
Kotak Crayola SuperTips set 20, feat. hasil lettering pakai Crayola + pena hitam biasa.

Continue reading “Lettering Pakai Crayola SuperTips! (Pen Review)”

Lettering Tanpa Brush Pen? Bisa kok! Yuk Cobain Faux Lettering!

Hand-lettering kekinian identik banget dengan yang namanya brush pen, yaitu pena yang ujungnya berupa kuas. Brush pen juga semakin mudah ditemui dengan semakin populernya brush lettering, studygram, dan bujo alias bullet-journal. Dulu memang agak mahal, tapi sekarang merek-merek lokal seperti Joyko, Kenko, Snowman, dll. juga punya produknya loh, dengan harga yang bisa dijangkau oleh berbagai kalangan.

Well, kalau kamu ingin mencoba lettering namun belum punya alat khusus seperti brush pen, sebenarnya kamu bisa pakai pulpen, spidol, pensil, atau apapun yang kamu punya untuk ‘meniru’ hasil coretan dari brush pen –atau tools lain sekalipun. Biasanya teknik ini disebut dengan faux lettering (faux = palsu, tiruan, imitasi). Contohnya seperti ini:

faux-01.jpg
Hasil scan perbandingan hasil brush lettering beneran, dan faux lettering menggunakan spidol biasa (di sini aku pakai Snowman marker).

Dalam tulisan ini aku coba buat tutorial ala-ala yang gampang banget ditiru! Catatan kamu pasti akan lebih menarik dengan teknik sederhana ini 🙂

Continue reading “Lettering Tanpa Brush Pen? Bisa kok! Yuk Cobain Faux Lettering!”

Brush Lettering 101: Memilih Kertas untuk Lettering

(disclaimer: tulisan ini bersifat subjektif, berdasarkan pendapat dan pengalaman pribadi.)

Kertas apapun bisa digunakan untuk brush lettering, namun di sini aku share beberapa tips dalam memilih kertas untuk kamu yang sedang belajar brush lettering agar hasil yang didapat lebih maksimal dan tidak merusak brush pen, semoga berguna! Continue reading “Brush Lettering 101: Memilih Kertas untuk Lettering”