Review SEMUA Brush Pen di Indonesia!

Daripada bikin review satu-satu tanpa akhir, kenapa nggak bikin satu tulisan yang mencakup ulasan singkat masing-masing brush pen? Yaaa inilah yang terlintas di otakku beberapa waktu lalu, and here it is! Akhirnya selesai juga. Tulisan panjang ini udah mulai kucicil sejak awal tahun 2020, tapi tidak kunjung selesai karena diri ini terlalu hoream, terutama buat ambil foto😂

Aku bukan seorang pro, dan aku sebenarnya belum punya semua brush pen yang ada di Indonesia (iya memang sengaja bikin judulnya clickbait wkwkwk), tapi aku rasanya punya cukup banyak untuk kutulis ulasannya, dan mungkin aja koleksiku nanti akan bertambah. Hehehe. Untuk setiap pen baru nanti akan aku tambahkan di tulisan ini, dan kalau aku menulis ulasan lengkapnya akan aku tampilkan juga tautannya di setiap subjudul.

Continue reading “Review SEMUA Brush Pen di Indonesia!”

Pen Review: Tombow ABT Dual Brush Pen & Tombow Fudenosuke Brush Pen

(disclaimer: review ini bersifat subjektif, berdasarkan pengamatan, pengalaman, dan pendapat pribadi)

Tombow adalah salah satu merek brush pen yang paling populer dalam hal brush lettering, termasuk di Indonesia. Apa kamu pernah pakai juga? 😀

Sebelumnya aku pernah menuliskan tentang perbedaan Tombow Fudenosuke Soft Tip dan Hard Tip di sini. Nah, kali ini aku akan menuliskan ulasan yang lebih menyeluruh, yaitu mengenai keempat brush pen keluaran Tombow. Ada Tombow ABT Dual Brush Pen, dan Tombow Fudenosuke yang terdiri dari twin tip, soft tip, dan hard tip.

Keempatnya punya kelebihan masing-masing yang membuat mereka semua jadi andalanku sejak pertama kali aku mencobanya hingga sekarang.

screenshot_20200125-162126
Dari kanan atas ke kiri bawah: Tombow ABT Dual Brush, Tombow Fudenosuke Twin Tip, Tombow Fudenosuke Soft Tip, Tombow Fudenosuke Hard Tip.

Continue reading “Pen Review: Tombow ABT Dual Brush Pen & Tombow Fudenosuke Brush Pen”

Apa itu Ink Ghosting, Bleeding, Feathering?

Bicara mengenai tinta, ada istilah yang namanya ink ghosting, bleeding, dan feathering. Kalau kamu suka gambar, kaligrafi, atau bujo (bullet journalling), mungkin kamu nggak asing dengan istilah ini. Kalau pun belum pernah dengar, kemungkinan besar kamu pernah mengalaminya juga loh saat menulis. Di ulasan-ulasan yang pernah kubuat tentang alat gambar, aku juga beberapa kali menyinggung istilah-istilah ini, dan sepertinya perlu aku uraikan lagi agar lebih jelas. Yuk mari!

Continue reading “Apa itu Ink Ghosting, Bleeding, Feathering?”

Lettering Pakai Crayola SuperTips! (Pen Review)

(disclaimer: tulisan ini 100% berdasarkan pendapat dan pengalaman pribadi ya.)

Di post sebelumnya aku pernah merekomendasikan Crayola sebagai salah satu pen yang paling mudah digunakan untuk lettering bagi pemula, dan di sini aku akan bahas sedikit lebih jauh tentang merek yang satu ini.

Sebelumnya, aku hanya pakai spidol Crayola biasa yang broad tips, yaitu yang ukurannya cukup besar (dan aku suka!). Nah beberapa waktu lalu aku mencoba Crayola yang ukurannya lebih kecil dan lebih populer karena pilihan warnanya yang lebih banyak, yaitu Crayola SuperTips!

Meskipun dia bukan brush pen, dengan tekanan dan kemiringan yang pas, hasil tulisan menggunakan Crayola bisa seperti hasil brush lettering loh! Ujungnya yang unik memang membuat kita bisa mengatur tebal-tipis hasil coretan tergantung dari kemiringannya saat kita gunakan. Saat kita menggunakannya tegak lurus, hasilnya akan tipis. Saat kita menggunakannya dengan kemiringan tertentu, hasilnya akan lebih tebal. Seru kan? 😀

img_20191128_151232-01-1
Kotak Crayola SuperTips set 20, feat. hasil lettering pakai Crayola + pena hitam biasa.

Continue reading “Lettering Pakai Crayola SuperTips! (Pen Review)”

Lettering Tanpa Brush Pen? Bisa kok! Yuk Cobain Faux Lettering!

Hand-lettering kekinian identik banget dengan yang namanya brush pen, yaitu pena yang ujungnya berupa kuas. Brush pen juga semakin mudah ditemui dengan semakin populernya brush lettering, studygram, dan bujo alias bullet-journal. Dulu memang agak mahal, tapi sekarang merek-merek lokal seperti Joyko, Kenko, Snowman, dll. juga punya produknya loh, dengan harga yang bisa dijangkau oleh berbagai kalangan.

Well, kalau kamu ingin mencoba lettering namun belum punya alat khusus seperti brush pen, sebenarnya kamu bisa pakai pulpen, spidol, pensil, atau apapun yang kamu punya untuk ‘meniru’ hasil coretan dari brush pen –atau tools lain sekalipun. Biasanya teknik ini disebut dengan faux lettering (faux = palsu, tiruan, imitasi). Contohnya seperti ini:

faux-01.jpg
Hasil scan perbandingan hasil brush lettering beneran, dan faux lettering menggunakan spidol biasa (di sini aku pakai Snowman marker).

Dalam tulisan ini aku coba buat tutorial ala-ala yang gampang banget ditiru! Catatan kamu pasti akan lebih menarik dengan teknik sederhana ini 🙂

Continue reading “Lettering Tanpa Brush Pen? Bisa kok! Yuk Cobain Faux Lettering!”