Brush Lettering 101: Tips Menjaga Brush Pen Agar Lebih Awet

(disclaimer: tulisan ini 100% berdasarkan pendapat dan pengalaman pribadi ya.)

Sebagai seseorang yang sering melakukan brush lettering, aku kenal betapa rapuhnya sebuah brush pen. Harganya yang seringkali tidak murah membuat hati ini potek ketika melihat sebuah brush pen rusak. Biasanya sih gak jauh-jauh dari fraying. Adakah yang relate dengan keadaan ini? 😂

img_20190526_101839
Snowman brush pen, yang satu sudah frayed. Walaupun ini harganya gak mahal, tetep aja sedih ngeliatnya 😦

Disini aku share beberapa tips agar brush pen-mu bisa lebih awet dan berumur lebih panjang ya!

Continue reading “Brush Lettering 101: Tips Menjaga Brush Pen Agar Lebih Awet”

Pensil Baru!

Setiap orang pasti memiliki setidaknya satu barang yang sejak lama dicita-citakan. Aku pun sama. Ada sebuah pensil yang ingin sekali aku miliki sejak beberapa tahun lalu, namun selalu tidak jadi kubeli karena memang harganya cukup mahal untuk ukuran sebuah pensil. Bisa saja kubeli dengan tabunganku, tapi sayangnya aku tidak butuh. Hanya ingin.

Beberapa hari yang lalu, pensil ini muncul di halaman utama salah satu aplikasi e-commerce di hapeku. Wah, harganya turun. Ada cashback juga. Bentar lagi THR cair. Dan langsung saja kubeli. Kebetulan dua minggu ini kurasa sudah cukup berhemat karena tidak ngopi sana sini.

Dua hari kemarin, aku ‘bolos’ menulis karena si pensil ini. Satu-satunya penyesalan yang ada selama aku pakai pensil ini adalah kenapa tidak kubeli dari dulu?

img_20190524_172920-01

Rasanya seperti menjelajah dunia yang baru hanya dengan satu alat ajaib ini. Bisa dibilang, ini pertama kalinya aku menjajaki dunia gambar digital. Sebelumnya aku memang pernah memakai Galaxy Note, tapi saat kucoba menggambar dengannya, sensasinya terlalu berbeda dengan gambar tradisional sehingga tidak pernah kupakai menggambar lagi. Tapi dengan pensil yang satu ini, dan satu aplikasi penuh sihir bernama Procreate, aku rasa aku mulai sedikit jatuh hati pada seni digital.

Let’s do Zentangle!

Some of you may have seen or heard about this type of art. I would simply define zentangle as mixing and repeating patterns on any media. I can proudly say that I’m one of those many people who do zentangle a lot! I’ve done dozens of zen-arts since 2014, you could check them on my Instagram (it’s currently deactivated, but you could always check it later if you want!). Now let’s talk further about it, get your pens ready!

IMG_20190330_185628_773
Any patterns are fun patterns!

Continue reading “Let’s do Zentangle!”

Menggambar, Untuk Apa?

Sejauh ini, aku menggambar untuk kesenangan dan kepuasan diriku sendiri. I’m doing art for the sake of art. I’m sharing it on the internet so people can see how fun it is to create something. Kadang aku merasa bingung ketika ada (banyak) teman yang bertanya kenapa karyaku tidak dijadikan bisnis saja.

Belum terpikir untukku menjual atau membuat karya-karyaku menjadi sebuah bisnis. Aku merasa belum siap membagikan karyaku untuk orang lain secara profesional. Sejujurnya, aku takut karyaku diukur dengan valuasi uang, aku takut karyaku tidak ada harganya di mata orang lain, aku takut orang lain menganggapku terlalu percaya diri padahal karyaku biasa saja. Tapi, hal yang paling aku takutkan, adalah aku sendiri akan lupa betapa menyenangkannya menggambar jika aku melakukannya untuk rupiah.

Mungkin bisa saja suatu saat aku menjadikan karyaku sebagai bisnis, tapi saat ini, aku memang hanya menggambar apa yang ingin aku gambar; untuk diriku sendiri. Beberapa kali aku menggambar untuk orang lain, ya karena memang aku ingin menggambarnya. Misal, ketika teman dekatku meminta secara personal agar dibuatkan desain undangan / souvenir pernikahannya, aku senang karena bisa sedikit berperan di hari bahagia mereka, dan kebetulan aku memang sedang ingin dan ada waktu untuk melakukannya. Tentunya hal ini akan sangat berbeda kalau mereka memintaku untuk melakukannya lalu memberi upah berupa uang. Bagiku hal ini rasanya akan berbeda sekali.

Kalau boleh, tidak perlu tanya apa yang akan aku lakukan dengan karyaku. Aku sendiri tidak tahu kemana mereka akan membawaku. Yang pasti, aku nyaman dengan mereka dan aku ingin selalu membuat karya yang baru lagi dan lagi.

Belanja Alat Gambar: Pilih Online atau Offline?

Zaman sekarang siapa sih yang ga pernah belanja online? Bahkan untuk sebagian orang, sepertinya udah merupakan bagian dari gaya hidup ya. Belanja online memang sangat praktis dan seringkali lebih murah, apalagi semenjak para e-commerce bersaing dengan promo-promonya tanpa akhir. Tapi, dalam berbelanja alat gambar, tentunya ada banyak hal yang harus dipertimbangkan, misalnya saja mengenai warna. Sebagai contoh, banyak brand pulpen atau cat air memiliki puluhan bahkan ratusan pilihan warna, namun sayangnya seringkali warna di layar handphone/laptop berbeda dengan warna aslinya. Sebenernya, lebih menguntungkan belanja online atau offline, sih? Di sini aku coba list plus minus nya ya!

Continue reading “Belanja Alat Gambar: Pilih Online atau Offline?”