Brush Lettering 101: Tips Menjaga Brush Pen Agar Lebih Awet

(disclaimer: tulisan ini 100% berdasarkan pendapat dan pengalaman pribadi ya.)

Sebagai seseorang yang sering melakukan brush lettering, aku kenal betapa rapuhnya sebuah brush pen. Harganya yang seringkali tidak murah membuat hati ini potek ketika melihat sebuah brush pen rusak. Biasanya sih gak jauh-jauh dari fraying. Adakah yang relate dengan keadaan ini? 😂

img_20190526_101839
Snowman brush pen, yang satu sudah frayed. Walaupun ini harganya gak mahal, tetep aja sedih ngeliatnya 😦

Disini aku share beberapa tips agar brush pen-mu bisa lebih awet dan berumur lebih panjang ya!

  • Gunakan brush pen dengan kemiringan 45 derajat. Kamu bisa lebih mudah dapatkan kemiringan ini dengan memegangnya di bagian tengah pena alias sedikit menjauhi tip / ujungnya saat menulis. Penggunaan brush pen dengan posisi tegak lurus atau hampir tegak lurus, akan membuat ujung brush pen mudah rusak. Kemiringan juga berpengaruh ke hasil coretanmu, dan biasanya kemiringan 45 derajat adalah kemiringan yang cukup ideal untuk kebanyakan brush pen.
  • Gunakan kertas yang rata dan tidak bertekstur. Pokoknya jangan! Hahaha. Kertas bertekstur bisa membuat bulu-bulu sintetis pada brush pen nge-fray. Baca disini ya untuk lebih jelas mengenai tips memilih kertas untuk brush lettering.
  • Hati-hati saat menutup brush pen! Aku beberapa kali terburu-buru saat menutup brush pen setelah dipakai. Offside, dan akhirnya ujungnya yang sangat rapuh itu malah terkena pinggir tutup pulpen :” Pernah juga aku malah memasukkannya ke ujung satunya lagi yang nggak berlubang. It was a nightmare.
  • Simpan brush pen secara horizontal, jangan vertikal. Ini perlu dilakukan agar tintanya gak berkumpul di satu sisi saja. Kecuali, kalau tinta brush pen-mu sudah mulai pudar alias seperti akan kehabisan tinta, kamu bisa simpan secara vertikal dengan brush tip di bagian bawah. Ini akan membantu agar sisa tinta mengalir ke bagian brush tip, dan biasanya dapat dipakai beberapa kali lagi.
  • Setelah melakukan blending, kembalikan warna asli brush pen dengan mencoretnya beberapa kali ke kertas sampai warnanya kembali ke semula. Warna tinta lain biasanya terbawa di bagian brush, yang mungkin dapat membuat warnanya berbeda saat pemakaian selanjutnya. Begitu juga dengan brush pen yang blender, kembalikan dia menjadi colorless seperti semula ya!

Yep, that’s all. Sederhana, tapi semoga bisa sedikit membantu kamu-kamu yang struggle dengan kebiasaannya merusak brush pen, seperti aku dulu yang sok tahu padahal tidak mengerti apa-apa, hahaha. Semoga berguna ya! Kalau ada tips lain boleh banget di-share di kolom komentar☺

2 thoughts on “Brush Lettering 101: Tips Menjaga Brush Pen Agar Lebih Awet

Leave a Reply to Aida Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s