Menggambar, Untuk Apa?

Sejauh ini, aku menggambar untuk kesenangan dan kepuasan diriku sendiri. I’m doing art for the sake of art. I’m sharing it on the internet so people can see how fun it is to create something. Kadang aku merasa bingung ketika ada (banyak) teman yang bertanya kenapa karyaku tidak dijadikan bisnis saja.

Belum terpikir untukku menjual atau membuat karya-karyaku menjadi sebuah bisnis. Aku merasa belum siap membagikan karyaku untuk orang lain secara profesional. Sejujurnya, aku takut karyaku diukur dengan valuasi uang, aku takut karyaku tidak ada harganya di mata orang lain, aku takut orang lain menganggapku terlalu percaya diri padahal karyaku biasa saja. Tapi, hal yang paling aku takutkan, adalah aku sendiri akan lupa betapa menyenangkannya menggambar jika aku melakukannya untuk rupiah.

Mungkin bisa saja suatu saat aku menjadikan karyaku sebagai bisnis, tapi saat ini, aku memang hanya menggambar apa yang ingin aku gambar; untuk diriku sendiri. Beberapa kali aku menggambar untuk orang lain, ya karena memang aku ingin menggambarnya. Misal, ketika teman dekatku meminta secara personal agar dibuatkan desain undangan / souvenir pernikahannya, aku senang karena bisa sedikit berperan di hari bahagia mereka, dan kebetulan aku memang sedang ingin dan ada waktu untuk melakukannya. Tentunya hal ini akan sangat berbeda kalau mereka memintaku untuk melakukannya lalu memberi upah berupa uang. Bagiku hal ini rasanya akan berbeda sekali.

Kalau boleh, tidak perlu tanya apa yang akan aku lakukan dengan karyaku. Aku sendiri tidak tahu kemana mereka akan membawaku. Yang pasti, aku nyaman dengan mereka dan aku ingin selalu membuat karya yang baru lagi dan lagi.

13 thoughts on “Menggambar, Untuk Apa?

      1. Tapi ada juga kookk yang memang suka membuat karya untuk orang lain, jadi katanya dia happy orang lain happy😁😁😁

        Like

  1. Related banget tulisan ini sama kejadianku nih wkwkwk

    Adikku pinter gambar, Mbak Aida. Waktu kecil, dia senang ngegambar komik. Saat remaja, dia senang ngegambar doodle. Skrg, dia seneng ngengambar orang pake watercolour.

    Tapi anaknya nggak rutin ngegambar, Mbak. Keseringan liat pinterest dan nonton youtube aja. Terus aku kesel wkwkwk sayang banget gitu bakatnya kalo nggak dilatih.

    Akhirnya, aku suruh dia bikin akun IG (@rainail, kali aja mbak mau temenan IG wkwk) khusus untuk simpan gambarnya. Terus buka jasa ngegambar bagi yang membutuhkan. Tujuan aku sih supaya dia rajin ngegambarnya karena ngerasa “lebih bertanggung jawab” sama pesenan orang :””D

    Aku salah nggak, Mbak? Hahahaha Kalo kamu rajin latihan gambar nggak sih?

    Liked by 1 person

    1. Waahh terima kasih sharing-nya mbak Shinta! Kalo menurutku sih, sadar atau ngga, tiap orang motivasi-nya berbeda ketika menggambar. Mungkin ada yang memang punya waktu luang dan iseng menggambar (misal bosen di kelas pas sekolah/kuliah), ada juga yang suka dan sengaja ingin ‘belajar’ gambar (misal ambil kuliah SR/desain, atau belajar sedikit-sedikit dari youtube,pinterest bisa juga kan :D). Nah sebelum menentukan dia akan buka jasa, mungkin bisa tanya dulu kenapa dia menggambar. Kalau lebih ke yang kedua alias ingin terus berkembang, dan dia ga merasa terbebani dengan ‘tanggung jawab’ itu, menurutku gak salah kok mbak Shinta saranin begituuu. Selain bisa nambah penghasilan, menggambar sesuai kemauan klien pasti bikin skill kita nambah.

      Lalu, setelah dikasih saran begitu, dia jadi bikin akun IG khusus gambarnya kah? Kalau misal iya, jangan lupa terus di-support yaaa, misal bantu promosiin ke teman-temannya mba Shinta, atau kasih ide dan feedback mengenai karyanya (kalau merasa adik lebih ahli mengenai ini, coba kasih feedbacknya sebagai customer :D). Ada kasus temanku, dulu dia pernah coba untuk menjual karyanya, lalu saat orderan sepi, itu malah bikin self-esteem nya turun karena dia ngerasa karyanya gak cukup bagus untuk dijual, padahal mah bagus banget. Hal ini bikin dia sekarang kurang termotivasi untuk berkarya. Sayang banget.

      Aku gambar pas lagi ada yang ingin digambar sih biasanya ;D tapi memang rutin walaupun gak tiap hari. Btw, @rainail gak bisa dibuka IG-nya hehe

      Liked by 1 person

  2. Terima kasih tanggapannya, Mbak Aida :’)

    Hmm aku belum nanya ke dia tentang untuk apa dia menggambar. Akan aku tanyakan, Insya Allah!

    Iya, setelah aku sarankan, dia bikin IG dan jadi rajin ngegambar. Bahkan dia pun jadi semangat ngegambarin sahabatnya ketika ulang tahun hihi

    Aku berusaha support dia Insya Allah, Mbak. Kayak promote IGnya, bikin tulisan khusus tentang gambar dia, kasih masukan dari gambar yang dia bikin, atau ikutan order juga untuk kasih hadiah ke sahabat2ku πŸ˜„

    Kayaknya ada huruf yang kurang wkwk akunnya @rainaail coba buka deh, Mbak πŸ˜„

    Liked by 1 person

    1. Akuu udah liat IG-nya! Mantaap gambar-gambarnya, realis ya :’) aku paling gabisa gambar objek nyata, cuma bisa yang abstrak, jadi selalu kagum kalau lihat gambar-gambar kaya gitu. Alhamdulillah senangnya punya kakak supportif hihi, semoga terus semangattt gambarnyaaa! Selain untuk promosi hasil karyanya, pakai art account juga biasanya jadi lebih gampang berteman dengan akun-akun art lainnya, biar makin semangat dan termotivasi πŸ˜€

      Eh iya btw IG aku lagi gak aktif, will definitely say hi to her kalau sudah aktif lagi!

      Liked by 1 person

  3. Mungkin karena si adikku sering latihan ngegambar yang real2 kali mbak. Jadinya, lebih luwes ngegambar kaya begitu.

    Gambar mbak yang abstrak juga bagus2 lhooo. Hand lettering dan doodlenya juga bagus. Karakter2 yang nggak real juga unik. Bagus lah semuanya pokoknya wkwk

    Aku selalu ngefans sama kalian2 yang pinter ganbar :’) β™₯

    Siap! Udah aku sampein ke adikku hihi oh iya, adikku juga follow WP Mbak Aida deh kalo nggak salah. Nama WPnya “Y”.

    Liked by 1 person

    1. Iya ya memang harus sering latihan kalau mau bisa, tapi aku ngerasanya kalau gambar realis harus sesuai ‘contoh’ alias objek nyatanya, sedangkan kalo gambar abstrak kan bebas gimana kita wkwkkw. Terima kasih loh :’) aku selalu gak terbiasa dan salting kalo dipuji hahahha.

      Ooooh iya aku udah follow juga, nanti kusapa aahhh hihi

      Liked by 1 person

  4. Kalo gambar realis banyak aturan ya. Kalo gambar abstrak suka2 si penggambarnya wkwk mungkin inilah alasan adikku malas ngegambar pemandangan. Soalnya pasti ada teknik tertentu untuk ngegambar batang, daun, gunung, dll :””’D

    Hahaha yaudah siap2 terbiasa dan salting, yha. Karena aku kan ngefans para penggiat seni. Jadi bersiap aja kolom komentarnya penuh pujian dan sanjungan πŸ˜‚

    Siap! πŸ˜†

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s